Tertangkap Saat Jualan Sabu, Satu Keluarga Ini Terancam Hukuman Mati

Posted on

Satu Keluarga Terancam Hukuman Mati Karena Jualan Narkoba Jenis Sabu

terdakwa sabu

Sosialberita.net – Petugas BNNP Kepri beberapa waktu lalu telah berhasil menangkap satu keluarga yang terbukti ata kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu seberat 719 gram. Ketika tersangka telah didakwa di Pengadilan Negeri (PN) Batam, pada Selasa (15/3/2016).

Ketiga terdakwa tersebut antara lain Junaidi dan Widya yang statusnya adalah suami istri serta Nurcholis yang merupakan saudara dari Junaidi. Berdasarkan keterangan dari surat dakwaan yang dibacakan Rumondang petugas JPU dari Kejaksaan Negeri Batam menyebutkan jika Petugas dari BNNP Kepri lebih dulu menangkap terdakwa Widya di Parkiran KFC Botani, Kota Batam.

Dalam penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamakan barang bukti sabu seberat 101 gram yang rencananya akan dijual kepada Herman yang saat ini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Ketika terdakwa Widya di interogasi, petugas mendapatkan dua nama tersangka lain yaitu Junaidi (suami terdakwa Widya) serta Nurcholis di Perumahan Botania Garden, Cluster Tulip, Blok D8 Nomor 2 RT 02/03, Batam Kota, Provinsi Kepulauan Riau.

Lalu terdakwa Nurcholis digeledah dan mendapatkan sebuah kunci mobil Avanza, ketika didesak akhirnya terdakwa membuka mulut jika mobil tersebut diparkir di perumahan Cipta Regency Blok B No.12 B Batam Kota. Ketika diperiksa, petugas mendapatkan satu bungkus barang haram tersebut seberat 618 gram.

“Atas perbuatannya, ketiga terdakwa di jerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara Seumur Hidup, bahkan hukuman mati,” baca JPU Rumondang.

Setelah mendengarkan Surat Dakwaan tersebut, Majelis Hakim Wahyu Prasetyo Wibowo beserta hakim anggota Ega dan Endi Nurindra menunda persidangan dan akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda pemeriksaan terhadap terdakwa.

agen bola

Gravatar Image
Suka Bergaul Bebas Namun Benci Dengan Pergaulan Bebas

Leave a Reply