Soal Kasus Reklamasi, KPK Periksa Anak Perusahaan Agung Podomoro

Posted on

KPK Dalami Kasus Dugaan Suap Pembahasan Raperda Tentang Reklamasi Teluk Jakarta

kpk

Sosialberita.net – Untuk mendalami dugaan kasus suap saat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Reklamasi Teluk Jakarta, hari ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Halim Kumala selaku CEO Pluit City yang merupakan anak perusahaan dari Agung Podomoro Land.

“Iya, dia akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka MSN (Ketua Komisi D DPRD DKI, Mohamad Sanusi),” tegas Plh Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/4/2016).

Bukan hanya Halim saja, KPK juga memanggil para saksi-saksi lain diantaranya Syaiful Zuhri alias Pupung yang merupakan dari pihak swasta, Didin Syamsudin (PNS) dan Bupati Kabupaten Tangerang, Ahmad Zaki Iskandar Zulkarnain.

“Mereka juga diperiksa untuk tersangka MSN,” jelas Yuyuk.

Dalam kasus dugaan suap pembahasan Raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Jakarta dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta, KPK sendiri telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka.

Ketiga tersangka tersebut diantaranta Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi, Personal Assistant PT APL Trinanda Prihantoro, dan Presiden Direktur PT APL Ariesman Widjaja. M Sanusi diduga menerima uang suap sebesar Rp2 miliar dari Ariesman Widjaja melalui Trinanda.

agen bola

Gravatar Image
Suka Bergaul Bebas Namun Benci Dengan Pergaulan Bebas

Leave a Reply